METROKalteng.com
NEWS TICKER

Danrem 102/Pjg Kolonel Arm Syaiful Rizal S.sos, Berikan Pencerahan Di Hari Peringatan Sumpah Pemuda Ke – 91 Dan IBAB Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2019

Tuesday, 29 October 2019 | 12:16 pm
Reporter:
Posted by: metrokal
Dibaca: 11

Lamandau, (METROKalteng.com) – Komandan Korem 102/Pjg Kolonel Arm Syaiful Rizal S.sos dalam kunjungan kerjanya di wilayah Kodim 1014/ Pbn hadir dalam kegiatan Pencerahan Kebangsaan dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 91 dan Ikrar Bersama Anak Bangsa (IBAB) tingkat Provinsi. Kalteng tahun 2019 di Gedung Pertemuan Umum ( GPU) Jl. Bukit Hibul Barat Kecamatan Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah Senin, (28/10/2019).

Hadir dalam kegiatan Pencerahan Kebangsaan dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 91 dan Ikrar Bersama Anak Bangsa ( IBAB) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019, Gubernur Kalimantan Tengah ( H. Sugianto Sabran), Danrem 102/Pjg ( Kolonel Arm Syaiful Rizal S.sos) Bupati Lamandau dan Bupati, Wali Kota se – Provinsi Kalimantan Tengah Tengah.

Ketua dan Anggota DPRD Kab. Lamandau, Dandim 1014/Pbn ( Letkol Inf Rudi Rianto Ratu) Perwira Penghubung Kab. Lamandau, Kaban Kesbangpol Provinsi dan Kaban Kesbangpol Kabupaten se – Provinsi Kalimantan Tengah, Kadispora Provinsi dan Kabupaten se Provinsi Kalimantan Tengah, FKPD dan SOPD Kab. Lamandau dan seluruh peserta perwakilan tiap tiap – tiap Kabupaten.

Sebelumnya, kedatangan Danrem dan Rombongan dari Palangakaraya disambut dengan Acara Adat Nota Garung Pantan yang dipimpin oleh Mantir Adat oleh BIRIS PK, setelah pelaksanaan Nota Garung Pantan tamu dari Provinsi Kalteng melakukan giat perjamuan yang diantaranya Benaik Benaki, Bagondang/ Baigal.

Disampaikan Danrem dalam kesempatannya memberikan pencerahan kepada peserta yang hadir, dalam berorganisasi harus mengimplentasikan Sumpah Pemuda, mari kita jauhi dari premordialisme sempit dan faham Radikalisme, sekarang kita menghadapi revolusi industri 4.0 pilah mana sisi baik dan sisi buruknya.

Semuanya bermuara pada menjaga keutuhan NKRI yang terletak ada pada generasi muda, 3 kejadian masalalu pertama 1908, 1928, dan 1945 seharusnya memginspirasi kita hari ini, ” terang Danrem.

Danrem menambahakan bagaimana potret generasi saat ini, akibat dampak digital melahirkan sosok Individu edo dan apatis, hilangnya sosok panutan, bergesernya tata nilai sosial, Idiologi Transnasional, tumbuhnya generasi gadget,serta komunikasi antar keluarga yang berjarak.

Menyikapi hal itu kita bisa memberikan solusi dengan menjadikan tuntunan seperti senior atau pahlawan, teladani Sumpah Pemuda, generasi muda harus punya Experience atau pengalaman pendidikan, self – development, meneladani Energi Betang, nilai – nilai luhur kearifan lokal, jujur, kesetaraan, musyawarah untuk mufakat serta menaati hukum dan menghormati hukum adat, ” kata Danrem menutup pencerahnnya.(Red-MK)

Contak Redaksi 081349007114, 081250001889