METROKalteng.com
NEWS TICKER

Waspada Terhadap Klaster Baru, Secara Kumulatif Kasus Positif Covid – 19 Di Bartim Dengan Jumlah 202 Kasus

Monday, 28 September 2020 | 10:47 pm
Reporter:
Posted by: metrokal
Dibaca: 219

Tamiang Layang, (METROKalteng.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid – 19 Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah, ternyata hari ini kasus Covid – 19 bertambah satu orang lagi, akan tetapi satu orang pasien dinyatakan sembuh.

Hal tetsebut disampaikan Bupati Bartim Ampera AY Mebas SE, MM selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID – 19 Bartim, melalui Koordinator Bidang Humas Suprayogi SE, MT menerangkan melewati konfrensi via grup Whatsapp di Barito Timur, Minggu (27/09/2020).

“Hari ini positif Covid – 19 di Bartim, bertambah satu orang, akan tetapi pada hari ini juga pasien Covid – 19 yang di dinyatakan sembuh ada satu orang,” kata Suprayogi,

Diterangkannya, penambahan satu orang yang positif berasal dari kecamatan Dusun Timur, sementara pasien untuk satu orang yang dinyatakan sembuh Covid – 19 tersebut berasal dari kecamatan Dusun Tengah.

Dengan penambahan pasien tersebut, total secara kumulatif positif Covid – 19 yang ada di Bartim 202 kasus, dinyatakan sembuh 111 orang, sudah dinyatakan sembuh, masih dalam perawatan 88 orang dan dinyatakan meninggal dunia ada tiga orang kasus Covid – 19 terjadi di Bartim,” terang Suprayogi yang juga Plt. Kepala Dinas Kominfo Bartim.

Semetara ucap Suprayogi, pasien yang masih dalam perawatan dari enam kecamatan, kecamatan Pematang Karau empat orang, Paju Epat tiga orang, Dusun Timur 37 orang, Raren Batuah 26 orang, Dusun Tengah 17 orang dan dari kecamatan Benua Lima satu orang,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian secara signifikan tersebut tuturnya, bahwa dirinya selalu berharap dan menghimbau untuk tetap waspada, serta selalu mematuhi protokol kesehatan dalam hal pencegahan Covid – 19, dengan lebih disiplin lagi, baik itu di tempat kerja, pasar, rumah ibadah, dan di pelayanan umum di Barito Timur ini.

Nah, saatnya kita saling mengingatkan satu sama lainnya, bukan saling menyalahkan. Bersama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, marilah kita bersama – sama untuk lebih mendisiplinkan terutama diri dan keluarga dalam mencegah dan memutus mata rantai Covid – 19 khusus diwilayah Barito Timur, dengan selalu mematuhi protokol kesehatan dalam hal pencegahan Covid -19.

Dalam kasus Covid – 19 yang trend terkonfiasir akhir – akhir ini menonjolkan klaster baru. Klaster baru dimaksud adalah klaster perkantoran dan klaster keluarga, dalam hal ini dianjurkan terhadap pegawai dilingkungan pemerintah Bartim, akan dibatasi kehadiran semua pegawai yg turun bekerja ke kantor agar benar – benar mematuhi standar protokol kesehaan pencegahan COVID -19,” paparnya.

Dilanjukan Suprayogi, dalam pengawasan terhadap kegiatan dimasyarakat yang berpotensi menjadi tempat penularan baru Covid – 19, mengumpul orang banyak seperti kegiatan kematian, perkawinan dan aktivitas yang lain, dan itu nantinya diharapkan gugus tugas Covid – 19 akan selalu hadir guna mengawasi supaya benar – benar menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID -19.

Ia menambahkan, dengan adanya sosialisasi operasi Yustisi Covid – 19 yang nantinya akan dilaksanakan pada 14 september 2020, dan itu sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden RI, Peraturan Gubernur Kalteng serta Peraturan Bupati Bartim terkait penanggulangan pencegahan penularan Covid – 19 terkhusus buat masyarakat Barito Timur.

Setelah Perbup tersebut sudah di terbit maka akan diberlakukan teguran sampai dikenakan denda bagi masyarakat yang kedapan melanggar Perbup dan tidak disiplis serta tidak mematuhi protokol kesehatan.

Dalam hal ini, untuk semua rumah – rumah ibadah dan kepada seluruh jemaahnya wajib untuk mengikuti protokol atau syarat – syarat pencegahan Covid – 19 yang telah ditetapkan tiap rumah ibadahnya demi kesehatan dan keselamatan bersama keluarganya.

Kini diharapkan kata Suprayogi, selalu dirumah saja kalau tidak ada keperluan yang sangat mendesak, selalu cuci tangan pakai sabun dan di air yang mengalir, sedia handsanitizer, memakai masker, jaga jarak saat berkomunikasi (1,5 – 2 meter), hindari tempat kerumunan,” pungkasnya. (Son)

Contak Redaksi 081349007114, 081250001889