METROKalteng.com
NEWS TICKER

Kadis Kesehatan Bartim: Bila Ada Yang positif Justru Lebih Bagus, Karna Dapat Lebih Diketahui Dan Mudah Ditangani

Tuesday, 7 April 2020 | 7:51 am
Reporter:
Posted by: metrokal
Dibaca: 372

Tamiang Layang, (METROKalteng.com)  – Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Barito Timur (Bartim) Kalimantan Tengah, Dr. Simon Biring membenarkan status korban positif Covid-19 adalah warga kecamatan Ampah Kota yang sebelumnya Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

“Semakin banyak positif makin bagus” hal tersebut disampaikan Simon Biring, pada kegiatan Conferensi Pers secara online (video conferensi) yang diikuti Bupati dan Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD Bartim, Kepala Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para wartawan elektronik maupun cetak, pada Senin (6/4/20)

Menurut Simon, dalam penanganan pencegahan Covid-19 terdapat kendala yang membuat petugas Kesehatan sulit untuk mengetahui korban yang tertular, karna saat pemeriksaan keluarga korban menolak untuk diperiksa.

“Yang Positif mengurusnya agak ribet juga, karna waktu kita mau isolasi ke Rumah Sakit, keluarga mereka menolak dan terpaksa kami meminta bantuan pengamanan waktu itu, karna keluarga yang bersangkutan mengamuk dan untung dibantu pengamanan pihak Polres,” ujar Simon.

Simon juga menambahkan bahwa bila ada yang positif itu justru lebih bagus, karna dapat lebih diketahui dan mudah ditangani bila sudah ada yang ditemukan Positif akan di karantina atau di isolasi dan virusnya tidak akan menyebar dari zona hijau, kuning terus diwaspadai, agar korban tidak berkeliaran diluar.

“Semakin banyak kita dapatkan Positif, itu semakin bagus. Karna artinya kita bisa menyelamatkan lebih banyak oknum, mereka-mereka Positf sudah di isolasi, Dia akan dirawat sampai sembuh di Palangka Raya,” jelas Simon.

Sementara Sekretaris Daerah Bartim, Ir. Eskop mengatakan bahwa pelaksanaan pendirian posko sudah berjalan. Dirinya juga berharap petugas (tim gugus) lebih optimal melakukan pemeriksaan, begitupun pihak kesehatan agar melakukan tes ulang kepada warga yang diduga dari zona merah walaupun sudah diperiksa dengan hasil negatif.

Terima kasih kepada tim gugus dan pihak keamanan yang sudah bertugas, “kalau dikatakan semakin banyak ketemu Positif semakin baik juga tidak, tidak baik kalau Positif. Semakin cepat kita lakukan Rapid test semakin cepat juga mereka di isolasi kalau ada tanda-tanda Positif dan kalau negatif tetap juga harus di isolasi di rumah,” tutur Eskop.

Disamping itu Bupati Bartim, Ampera A Y Mebas selaku ketua tim Gugus juga menyampaikan agar tim atau petugas dapat mendata warga yang pulang dari kabupaten Gowa, provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan Rapid test.

Ampera juga menjelaskan rincian dana penanggulangan Covid-19 yang mencapai 2 Miliar serta tindakan Pemerintah kedepannya dalam penanganan dan pencegahan untuk memperhatikan dampak sosial dengan pengalihan anggaran.

“Kita akan siapkan dampak sosialnya dan akan kita lakukan pengalihan dari beberapa kegiatan penganggaran, itu yang kita lakukan dan ini sudah berjalan pendataan baik dari desa dan Dinas Sosial,” tutupnya (RMY/Red)

Contak Redaksi 081349007114, 081250001889