METROKalteng.com
NEWS TICKER

Diduga Ada Penyimpangan, Masyarakat Desa Liang Buah Minta Pihak Terkait Mengaudit Kegiatan Program Pembangunan Desa

Monday, 4 October 2021 | 4:08 pm
Reporter:
Posted by: metrokal
Dibaca: 197

Muara Teweh, (METROKalteng.com) – Sejumlah item pekerjaan dan program pembangunan Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) diduga kuat ada terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Salah satunya masyarakat yang juga selaku panitia masjid Nurul Awar, Tarmudin mengatakan, bantuan rumah ibadah untuk Masjid Nurul Anwar jalan negara poros Kalteng-Kalim RT 03 Desa Liang Buah yang pendanaannya bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2018 sebesar Rp 15 Juta dan pada tahun 2020 sebesar Rp 20 Juta diduga kuat tidak disalurkan kepada panitia masjid Nurul Anwar.

“Untuk bantuan sarana ibadah, khususnya Masjid Nurul Anwar pada tahun 2018 dan 2020 dengan nominal Rp 35 Juta lebih, dirinya sama sekali tidak menerima dana bantuan tersebut. Kendatipun kabarnya telah dimasukan kedalam APBDesa Liang Buah untuk tahun 2018 dan 2020 lalu,” kata Tarmudin.

Kasus tersebut juga dibenarkan oleh Ketua BPD Desa Liang Buah, Misradin Senin (04/10/2021) di Muara Teweh. Kemudian menurut Misradin, pembangunan untuk peningkatan jalan lingkungan desa Liang Buah sepanjang lebih kurang 9 meter bersumber dari Dana Desa dengan pagu anggaran sebesar Rp 396.212.600 ,- pada tahun 2020 lalu dengan rincian untuk sewa alat berat berupa Excavator selama 100 jam dengan besaran sewa Rp 550.000/jam X 100 jam = Rp 55.000.000.

Kemudian sewa Bomak 50 jam X Rp 450.000 = Rp 22.500.000,- ditambah lagi biaya mobilisasi kedua alat berat berupa excavator Rp 20.000.000,- dan Bomak Rp 18.000.000,- yang diduga untuk rental kedua alat berat tersebut fiktif, karena alat berat yang disewa oleh desa hanya 1 unit Grader dengan besaran sewa selama 90 jam x Rp 550.000/ jam = Rp 49.500.000.

Lebih lanjut Misradin Mengungkapkan, pada saat ini kondisi jalan lingkungan desa Liang Buah yang telah dilaksanakan sudah mengalami rusak parah, lantaran tidak bisa dilaui oleh kendaraan roda empat bahkan kendaraan roda duapun cukup sulit untuk melintas karena sejumlah titik telah mengalami rusak parah.

“Kita sangat berharap kepada para pihak yang berkompeten di Kabupaten Barut untuk melakukan audit secara global terkait dengan kegiatan program pembangunan Desa Liang Buah, karena diduga kuat sejumlah item program pembangunan yang dilaksanakan tidak ada bukti fisik alias fiktif. Saya sebagai Ketua BPD Desa Liang Buah bertanggungjawab atas apa yang telah saya sampaikan kepada media,” tegas Misradin.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Desa Liang Buah, Sukardianto mengatakan, bahwa untuk bantuan dana bagi masjid telah disalurkan yaitu untuk tahun 2018 dan tahun 2020. Sedangkan untuk peningkatan badan jalan Desa Liang Buah sepanjang 9 kilometer telah dilaksanakan pada tahun 2020 lalu.

Menanggapi kondisi jalan yang mengalami rusak dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, disebutkannya bahwa pada saat ini masuk musim penghujan dan kiranya wajar keadaan lalu lintas dijalan tersebut mengalami kendala, ujarnya. (Uzi)

Contak Redaksi 081349007114, 081250001889