METROKalteng.com
NEWS TICKER

Kadis Kominfo dan Persandian Burut : Penyediakan 1Gb Lebih Akan Kami Bagi Rata Pada Setiap OPD Sesuai Kebutuhan Existing

Tuesday, 9 January 2024 | 7:38 pm
Reporter:
Posted by: metrokal
Dibaca: 14

Muara Teweh, (METROKalteng.com) –
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Barito Utara (Barut), H. Mochamad Ikhsan, AKS mengungkapkan, bahwa untuk 2024 telah direncanakan penambahan bandwith besar-besaran untuk layanan jaringan Instansi Pemerintah Daerah yang bertujuan mematangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang handal serta mengentaskan beberapa desa yang terdampak blankspot yang tersebar di Barut.

“Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik harus didukung dengan interkoneksi internet yang baik dan cepat serta dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, ” sebut Mochamad Ikhsan di ruang kerjanya saat diwawancarai awak media, Selasa (9/1/2023).

Kepala Dinas yang telah 3 tahun lebih menakhodai Dinas kominfo ini dan kemudian mengelola infrastruktur digital ini menyatakan bahwa penyediakan bandwith tambahan sebesar 1 Gigabyte lebih untuk mendukung komunikasi dan aplikasi SPBE yang digunakan di Pemerintahan Kabupaten Barutbtermasuk beberapa Zona Internet Publik (ZIP) yang telah dan akan dikelola Diskkominfo Barut.

“Karena pada prisipnya layanan E-Kinerja, Layanan perijinan dan layanan-layanan lainnya dapat digunakan dengan lancar dan di-support oleh TIM NOC Diskominfosandi Kabupaten Barut dengan ketersediaan bandwith besar. Selain itu, di luar angka bandwith 1 Gigabyte tadi, kami juga menyediakan internet desa yang dapat dinikmati oleh masyarakat daerah terpencil yang tidak ter-cover oleh provider melalui Linda Batara”, tukas Mochamad Ikhsan.

Lebih lanjut Mochamad Ikhsan mengatakan, pada saat ini Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Barut berhasil sukses menghubungkan 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui jaringan fiber optic pada anggaran 2023 tadi bekerjasama dengan PT. Telkom sebagai media penghantar bandwith internet ini.

Terkait soal penambahan bandwith yang kami sediakan pada tahun ini sebesar 1Gb lebih akan kami bagi rata pada setiap OPD sesuai kebutuhan existing. Misalnya satu OPD memohon untuk menambahkan bandwith 30 Mbps dan kami lihat data traffic maksimalnya hanya 8 Mbps, maka kami berikan 10 Mbps.

“Hal ini kami lakukan untuk efisiensi bandwith mengingat Diskominfosandi masih menyediakan bandiwith bagi server dan internet desa, “beber Mochamad Ikhsan. (Uzi)

Contak Redaksi 081349007114, 081250001889