METROKalteng.com
NEWS TICKER

Plt Gubernur Kalteng, Habib Ismail Tinjau Saluran Irigasi Di Desa Trahean

Thursday, 22 October 2020 | 4:05 pm
Reporter:
Posted by: metrokal
Dibaca: 13

MuaraTeweh, (METROKalteng.com) – Plt Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya didampingi Bupati Barito Utara H Nadalsyah dan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Sekda H Jainal Abidin beserta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng juga turut menggelar peninjauan tanaman bawang merah, di Desa Trahean Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (21/10/2020).

Selanjutnya, Plt Gubernur Kalteng juga meninjau rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) dan Opla Serasi Shelamatkan Rawa, Sejahterakan Petani dan peternak sapi potong di Trans Bangdep.

Habib Ismail Bin Yahya sangat mendukung para petani yang berada di Kabupaten Barito Utara khususnya di Dusun Transbangdep, yang sukses dalam melakukan uji coba tanaman bawang merah dan juga budi daya ternak sapi dan akses keluar masuk air pertanian di irigasi serta lahan.

Habib Ismail juga sangat meespons terhadap langkah yang dilakukan petani bawang merah yang menanam lalu di panen dan di jual tetap di dalam daerah. “Hal ini diharapkan dapat memotivasi petani agar lebih aktif dan kreatif lagi dalam mengolah dan memanfaatkan lahan tidur 600 hektar,” kata Plt Gubernur Kalteng.

Pada saat pertemuan dengan warga masyarakat Plt Gubernur akan mengakomodir usulan kelompok tani dengan menindaklanjuti pembuatan jalan usaha tani dan akan memberi bantuan alat garap pertainan pupuk sebagai modal awal, juga irigasi parit pembuangan air sawah.

Untuk itu, Plt Gubernur Kalteng juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara membantu para petani dalam usahanya baik itu penjualan ataupun bantuan awal pupuk serta bibit untuk tidak segan-segan meminta bantu pemerintah setempat untuk keperluan masyarakat dan para petani.

Bupati Barut, H Nadalsyah menyebutkan, melalui kegiatan percontohan ini diharapkan petani bawang merah dapat belajar langsung praktek budidaya bawang merah dengan penerapan teknik budidaya yang tepat dan petani diberikan bimbingan, pelatihan dari para ahli maupun praktisi dalam pelaksanaan budidaya bawang merah. Selain itu juga diberikan pendampingan dan monitoring secara berkala dan juga kontinu.

“Hal ini merupakan percobaan yang pertama tanam bawang merah dilahan basah dan kita sudah beberapa kali panen bawang merah di lahan kering alhamdulillah berhasil, dari 1 biji bisa menghasilkan 10 sampai 12 bawang merah, ini yang akan kita kembangkan untuk menjaga inflasi daerah dan juga untuk membantu para petani dalam perekonomian,” ungkap Bupati Barut, H Nadalsyah. (Uzi)

Contak Redaksi 081349007114, 081250001889